Mengurus legalitas usaha sekarang jauh lebih mudah karena pemerintah menyediakan sistem perizinan berusaha secara elektronik melalui OSS (Online Single Submission).
Melalui pendekatan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko atau OSS RBA, kebutuhan perizinan disesuaikan dengan tingkat risiko dari kegiatan usaha yang dijalankan. Artinya, tidak semua kegiatan usaha membutuhkan jenis perizinan yang sama.
Bagi calon pengusaha, fresh graduate, pekerja yang ingin membangun bisnis sampingan, maupun pelaku usaha yang sedang mengembangkan bisnis, memahami OSS menjadi salah satu langkah penting sebelum menjalankan kegiatan usaha secara formal.
Apa Itu OSS RBA?
OSS (Online Single Submission) merupakan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. Dalam penyelenggaraan perizinan berbasis risiko, kegiatan usaha dianalisis berdasarkan tingkat risikonya untuk menentukan perizinan yang diperlukan.
Dasar pengaturan yang berlaku saat ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. PP tersebut berlaku sejak 5 Juni 2025 dan mencabut PP Nomor 5 Tahun 2021. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
Tingkat Risiko dalam OSS RBA
Dalam pendekatan berbasis risiko, kegiatan usaha tidak diperlakukan dengan persyaratan yang sama. Tingkat risiko menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan jenis Perizinan Berusaha yang diperlukan.
Untuk kegiatan usaha tertentu dengan tingkat risiko rendah, NIB menjadi bagian penting dari legalitas kegiatan usaha.
Selain NIB, dapat terdapat kewajiban pemenuhan standar sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
Kegiatan usaha pada kategori ini memiliki persyaratan standar yang lebih lanjut sesuai ketentuan kegiatan usaha dan sektor terkait.
Selain NIB, kegiatan usaha berisiko tinggi dapat memerlukan perizinan yang harus dipenuhi sebelum kegiatan tertentu dapat dijalankan sesuai ketentuan.
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Mendaftar?
Sebelum memulai proses pendaftaran, sebaiknya siapkan data yang diperlukan terlebih dahulu. Persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenis pelaku usaha dan kegiatan usaha yang akan dijalankan.
- Identitas pelaku usaha sesuai jenis pelaku usaha.
- Email aktif yang dapat digunakan untuk verifikasi.
- Nomor telepon yang aktif.
- Data alamat dan lokasi kegiatan usaha.
- Informasi mengenai bidang atau kegiatan usaha.
- Kode KBLI yang sesuai dengan kegiatan usaha.
- Data badan usaha apabila mendaftarkan perusahaan berbentuk badan usaha.
- Dokumen atau informasi tambahan apabila dipersyaratkan oleh kegiatan usaha tertentu.
Kenapa KBLI Sangat Penting?
Salah satu bagian yang tidak boleh dilakukan secara sembarangan adalah memilih KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia).
KBLI menggambarkan kegiatan usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, pemilihan KBLI yang tidak sesuai dapat menyebabkan informasi kegiatan usaha tidak menggambarkan kondisi sebenarnya atau memengaruhi persyaratan perizinan yang harus dipenuhi.
Langkah-Langkah Mendaftarkan Usaha melalui OSS
Berikut gambaran umum proses yang dapat digunakan sebagai panduan awal. Tampilan dan tahapan pada OSS dapat berubah mengikuti pembaruan sistem dan jenis pelaku usaha.
-
Membuka Portal OSS
Akses portal resmi OSS dan pilih menu pendaftaran sesuai jenis pelaku usaha.
-
Membuat Hak Akses atau Akun
Lengkapi proses pendaftaran sesuai kategori pelaku usaha yang dipilih. OSS menyediakan panduan pendaftaran yang berbeda antara UMK dan Non-UMK.
-
Melakukan Verifikasi
Lengkapi proses verifikasi menggunakan data yang diminta oleh sistem. Pastikan email atau nomor yang digunakan dapat diakses.
-
Login ke Sistem OSS
Setelah hak akses berhasil dibuat, masuk ke sistem menggunakan akun yang telah didaftarkan.
-
Mengisi Profil Pelaku Usaha
Lengkapi profil sesuai jenis pelaku usaha. Pastikan informasi yang dimasukkan konsisten dengan dokumen pendukung.
-
Menambahkan Kegiatan Usaha
Masukkan kegiatan usaha yang benar-benar akan dijalankan. Pada tahap ini, pemilihan KBLI menjadi salah satu bagian penting.
-
Mengisi Data Kegiatan dan Lokasi Usaha
Lengkapi data kegiatan usaha, lokasi, skala usaha, modal, atau informasi lain yang diminta sistem sesuai karakteristik kegiatan usaha.
-
Memenuhi Persyaratan Dasar dan Perizinan
Berdasarkan data kegiatan usaha, sistem dapat menunjukkan persyaratan dasar dan Perizinan Berusaha yang perlu dipenuhi.
-
Memeriksa Kembali Data
Jangan terburu-buru. Periksa nama, alamat, KBLI, lokasi, skala usaha, modal, serta data lainnya sebelum melanjutkan.
-
Menerbitkan atau Menyelesaikan Perizinan
Setelah persyaratan yang diwajibkan terpenuhi, ikuti proses pada OSS sampai dokumen Perizinan Berusaha tersedia sesuai ketentuan kegiatan usaha.
Apa Fungsi NIB?
NIB (Nomor Induk Berusaha) merupakan salah satu elemen penting dalam sistem perizinan berusaha. NIB digunakan sebagai identitas pelaku usaha dalam penyelenggaraan perizinan berusaha.
Namun, penting untuk tidak menyederhanakan bahwa semua usaha cukup dengan NIB. Kebutuhan perizinan tetap bergantung pada kegiatan usaha dan tingkat risikonya.
Bagaimana Jika yang Didaftarkan Adalah PT atau Badan Usaha?
Jika yang akan didaftarkan adalah perusahaan berbentuk badan usaha, prosesnya tidak dapat disamakan begitu saja dengan pendaftaran usaha orang perseorangan.
Data badan usaha dan hak akses yang digunakan harus mengikuti kategori pelaku usaha yang sesuai. Karena itu, sebelum mengisi OSS, pastikan terlebih dahulu bentuk badan usaha dan data perusahaan sudah benar.
Contoh Kasus: Fresh Graduate Membuka Bisnis Clothing
Misalnya seorang fresh graduate ingin membuka bisnis clothing secara online. Ia tidak seharusnya langsung berasumsi bahwa prosesnya cukup dengan membuat NIB.
Pertama, ia perlu menentukan kegiatan usaha yang benar, kemudian mencari KBLI yang sesuai dengan kegiatan tersebut.
Setelah kegiatan usaha ditentukan, data tersebut akan menjadi bagian dari proses perizinan berbasis risiko melalui OSS. Dari sana, pelaku usaha dapat mengetahui persyaratan dan perizinan yang perlu dipenuhi sesuai kegiatan usahanya.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus OSS
- Memilih KBLI tanpa membaca uraian kegiatannya.
- Menggunakan data yang tidak sesuai dengan dokumen.
- Menganggap semua usaha cukup hanya dengan NIB.
- Tidak memperhatikan persyaratan dasar.
- Tidak memeriksa kewajiban sektoral.
- Tidak menyimpan dokumen hasil proses OSS.
- Menggunakan website selain portal resmi tanpa memastikan sumbernya.
✨ Tips Agar Proses OSS Lebih Lancar
- Siapkan data sebelum mulai mengisi formulir.
- Pastikan email dan nomor telepon dapat diakses.
- Tentukan kegiatan usaha secara jelas.
- Pelajari KBLI sebelum memilihnya.
- Jangan terburu-buru ketika mengisi data.
- Periksa kembali data sebelum submit.
- Simpan NIB dan dokumen perizinan yang telah diterbitkan.
- Gunakan informasi terbaru dari portal OSS dan peraturan yang berlaku apabila terdapat perubahan sistem.
🎯 Kenapa Legalitas Usaha Penting untuk Fresh Graduate?
Memulai usaha sejak muda merupakan peluang yang menarik, tetapi pertumbuhan bisnis sebaiknya diikuti dengan pengelolaan legalitas yang baik.
Legalitas yang sesuai dapat membantu pelaku usaha menjalankan kegiatan secara lebih tertib dan memberikan dasar yang lebih jelas ketika berhubungan dengan pelanggan, mitra bisnis, perusahaan lain, maupun pihak pemerintah.
- Membantu meningkatkan kredibilitas usaha.
- Memudahkan proses kerja sama dengan pihak lain.
- Membantu perusahaan menata administrasi usaha.
- Menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnis.
- Membantu pelaku usaha memahami kewajiban perizinannya.
Kesimpulan
Mendaftarkan usaha melalui OSS bukan hanya tentang mendapatkan NIB. Pelaku usaha perlu memahami kegiatan usaha yang dijalankan, menentukan KBLI yang sesuai, memahami tingkat risiko, serta memenuhi persyaratan dan Perizinan Berusaha yang diwajibkan.
Bagi fresh graduate dan pekerja muda yang ingin memulai bisnis, memahami OSS sejak awal merupakan langkah yang baik agar bisnis tidak hanya berjalan, tetapi juga memiliki administrasi dan legalitas yang lebih tertata.